Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Jokowi Tragis dan Memalukan!

JUMAT, 05 JUNI 2015 | 10:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sangat tragis dan memalukan, Presiden Joko Widodo, yang mengaku Soekarnois serta kader dan pesuruh PDI Perjuangan yang juga mengusung Soekarno, tidak tahu kalahiran Bapak Bangsa Soekarno.

Demikian disampaikan politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 5/6).

Rachmawati, yang juga putri Bung Karno, menjelaskan bahwa Soekarno lahir di Lawang Seketeng, Surabaya pada 6 Juni 1901, dengan nama Kusno. Kusno, yang kemudian berganti nama menjadi Soekarno, merupakan anak kedua dari pasangn Ida Ayu Nyoman Rai dan Sukemi Sosrodiharjo.


"Semakin jelas kapasitas Jokowi. Masih layakkah? Stop! PDIP jangan bohonho rakyat terus. Sudah cukup rakyat menderita. Segera cabut mandat Jokowi-JK, luruskan kiblat bangsa, kembali pada Pancasila dan UUD 1945," ungkap Rachmawati.

Soal pidato Jokowi yang mengatakan Soekarno lahir di Surabaya sudah banyak dibicarakan. Dan akhirnya, Sukadi Rinakit, anggota Tim Komunikasi Presiden Joko Widodo, meminta maaf terkait dengan pidato Presiden Joko Widodo saat memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Blitar tersebut. (Baca juga: Salah Tulis Pidato Jokowi, Akhirnya Sukardi Rinakit Mau Minta Maaf dan Janji akan Lebih Teliti) [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya